Lenovo menampilkan konsep inovatif di CES 2026: keyboard dan mouse yang mampu melakukan pengisian daya sendiri menggunakan cahaya sekitar dalam ruangan. Inovasi ini, yang dijuluki “Konsep Self-Charging Kit,” bertujuan untuk menghilangkan kebutuhan akan kabel pengisi daya tradisional, sehingga menawarkan pengalaman nirkabel yang sesungguhnya.
Memanfaatkan Cahaya Sekitar
Inti dari teknologi ini terletak pada sistem “pemanen cahaya tingkat berikutnya” dari Lenovo. Tidak seperti perangkat bertenaga surya yang membutuhkan sinar matahari langsung, perangkat ini berfungsi efektif dalam pencahayaan dalam ruangan dengan tingkat pencahayaan yang sangat redup hingga 50 lux – kira-kira setara dengan hari mendung. Sebagian besar lingkungan dalam ruangan, termasuk toko kelontong, menyediakan lebih banyak cahaya daripada ini, sehingga memastikan pengisian daya yang konsisten.
Hal ini penting karena mengatasi frustrasi umum pada periferal nirkabel saat ini: kebutuhan untuk sering mengisi daya. Pencarian terus-menerus untuk kabel USB-C atau penggantian baterai adalah sesuatu yang ingin dihindari banyak pengguna. Konsep Lenovo menawarkan solusi potensial dengan mengubah cahaya sekitar menjadi daya yang dapat digunakan.
Desain dan Fungsionalitas
Berdasarkan gambar produk, panel pengisi daya terintegrasi dengan mulus ke keyboard di atas tombol panah dan di seluruh permukaan atas mouse. Kit ini juga mencakup tiga tombol Bluetooth khusus untuk peralihan perangkat dengan cepat, di samping “mode ramah lingkungan” untuk memperpanjang masa pakai baterai.
Keunggulan Kompetitif
Meskipun keyboard bertenaga surya sudah ada (seperti model Logitech), konsep Lenovo menonjol. Keyboard Logitech memerlukan minimal 100 lux untuk mengisi daya secara efektif, sedangkan prototipe Lenovo berfungsi hanya dengan 50 lux. Hal ini membuatnya lebih mudah beradaptasi dengan kondisi dalam ruangan di dunia nyata. Desainnya juga tampak lebih bersih dan ramping dibandingkan alternatif lain yang ada saat ini.
Apa Artinya Bagi Konsumen
Implikasi dari teknologi ini sangat besar. Keyboard dan mouse yang benar-benar “tanpa pengisian daya” dapat menyederhanakan pengalaman pengguna, mengurangi limbah elektronik dari kabel yang dibuang, dan menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan untuk periferal.
Namun, konsepnya tetap hanya itu – sebuah konsep. Belum ada tanggal rilis atau harga yang pasti, dan performa akhir produk dalam skenario dunia nyata masih harus dilihat. Untuk konteksnya, keyboard surya Logitech yang ada dijual dengan harga sekitar $300.
Konsep Self-Charging Kit dari Lenovo mewakili sebuah langkah menarik menuju masa depan di mana perangkat memberi daya pada dirinya sendiri, namun keberhasilannya bergantung pada membawa prototipe tersebut ke pasar dengan harga yang kompetitif dan kinerja yang dapat diandalkan.






















