Motorola secara resmi memasuki pasar lipat mainstream dengan perangkat bergaya buku pertamanya, Razr Fold. Perusahaan merilis video teaser di Instagram yang mengonfirmasi smartphone baru tersebut, hanya sehari setelah pembocor teknologi andal Evan Blass menerbitkan rincian tentang rilis mendatang.
CES 2024 Segera Diungkap
Perusahaan induk Motorola, Lenovo, akan memperkenalkan Razr Fold pada presentasi Tech World selama CES 2024 di Las Vegas pada hari Selasa. Acara yang diadakan di Las Vegas Sphere yang ikonik ini akan disiarkan langsung di YouTube. Waktunya menunjukkan pengungkapan produk lengkap dan potensi rincian jendela peluncuran akan segera dibagikan.
Bocoran Spesifikasi: AI, Kamera, dan Kualitas Tampilan
Menurut bocoran slide presentasi dari Blass, Razr Fold akan menampilkan “layar yang brilian, AI yang cerdas, dan sistem kamera yang canggih dan menembus batas.” Slide terpisah menunjukkan Motorola juga sedang mengerjakan ponsel “Signature” andalan dengan pengaturan kamera quad 50 megapiksel. Video teaser yang dirilis Motorola sendiri menampilkan perangkat lipat dengan empat kamera, semakin memperkuat klaim tersebut.
Pergeseran dari Flip ke Fold: Evolusi Pasar
Motorola sebelumnya fokus pada perangkat lipat bergaya clamshell dengan seri Razr Flip. Peralihan ke desain bergaya buku menunjukkan strategi yang lebih luas untuk bersaing langsung dengan para pemimpin industri seperti Samsung, Google, dan produsen Android lainnya di segmen perangkat lipat yang sedang berkembang. Transisi ini merupakan langkah signifikan bagi Motorola dalam upayanya meraih pangsa pasar ponsel pintar premium yang lebih besar.
Motorola belum mengungkapkan harga atau spesifikasi pastinya, namun klaim “sistem kamera yang melanggar batas” menunjukkan fokus pada fotografi komputasi dan potensi perangkat keras yang inovatif. Razr Fold diperkirakan akan dirilis akhir tahun ini.
Masuknya Motorola ke dalam pasar lipat bergaya buku menambah pemain besar lainnya di pasar yang berkembang pesat, dan persaingan kemungkinan akan mendorong inovasi dan berpotensi menurunkan harga bagi konsumen.























