Verizon Wireless telah memulihkan sepenuhnya jaringan selulernya setelah gangguan besar yang menyebabkan jutaan pelanggan tidak dapat melakukan panggilan selama lebih dari 10 jam pada hari Rabu. Perusahaan mengonfirmasi layanan kembali online pada pukul 22.20 ET, dan menyarankan pengguna untuk memulai ulang perangkat mereka jika masalah konektivitas masih terjadi.
Gangguan dan Dampaknya
Pemadaman listrik dimulai sekitar pukul 11:55 ET, memicu lonjakan laporan ke pelacak pemadaman listrik seperti Downdetector. Pelanggan yang terkena dampak mendapati ponsel mereka terjebak dalam mode SOS, memblokir panggilan dan akses data. Meskipun layanan darurat 911 seharusnya tetap beroperasi, beberapa pengguna melaporkan kesulitan mencapai layanan penting, sehingga mendorong pihak berwenang untuk menyarankan penggunaan jaringan alternatif jika memungkinkan.
Tanggapan Verizon dan Kompensasi Pelanggan
Verizon telah mengeluarkan permintaan maaf dan menjanjikan kredit akun kepada mereka yang terkena dampak. Rincian kredit ini akan dikomunikasikan langsung kepada pelanggan yang terkena dampak. Perusahaan belum merilis penjelasan resmi atas pemadaman tersebut, yang menyebabkan frustrasi dan tuntutan transparansi di media sosial, sehingga beberapa pengguna mempertimbangkan untuk beralih penyedia.
Mengapa Ini Penting: Kerentanan Infrastruktur
Gangguan yang meluas ini menyoroti rapuhnya infrastruktur seluler modern. Pemadaman besar-besaran seperti ini tidak hanya mengganggu komunikasi pribadi, namun juga operasional bisnis, layanan darurat, dan keselamatan publik yang lebih luas. Insiden ini menimbulkan pertanyaan tentang redundansi jaringan, kegagalan sistem, dan perlunya peningkatan ketahanan dalam sistem komunikasi penting. Fakta bahwa layanan darurat terkena dampak pemadaman ini sangatlah memprihatinkan, sehingga memperkuat kebutuhan akan sistem pengaman yang menjamin akses terhadap layanan penting bahkan ketika terjadi gangguan besar.
Verizon belum mengungkapkan penyebab utama pemadaman ini, namun rincian lebih lanjut diperkirakan akan muncul dalam beberapa hari mendatang. Untuk saat ini, peristiwa ini menjadi pengingat betapa bergantungnya kita pada satu titik kegagalan di dunia digital.























